Assalamu'alaikum wr.wb
Definisi Proxy Server
Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah
komputer server atau
program komputer yang dapat bertindak sebagai
komputer lainnya untuk melakukan
request terhadap content dari
Internet atau
intranet.
Proxy Server bertindak sebagai
gateway terhadap dunia ini
Internet untuk setiap komputer klien.
Proxy server
tidak terlihat oleh komputer klien: seorang pengguna yang berinteraksi
dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa
sebuah
proxy server sedang menangani request yang dilakukannya.
Web server yang menerima
request dari
proxy server akan menginterpretasikan
request-request tersebut seolah-olah
request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari
proxy server.
Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan
jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah
jaringan publik (seperti halnya
Internet).
Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada
router yang memiliki fitur
packet filtering karena memang
proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan.
Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai
firewall.
(sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Server_proksi )
Fungsi Proxy Server
Adapun fungsi-fungsi yang mungkin dari sebuah komputer server yang dijadikan proxy diantaranya adalah:
- Gateway, yaitu jembatan antara jaringan public dan jaringan local.
Di dalamnya dimungkinkan terjadi translasi IP Address Public yang
disebut NAT (Network Address Translation) berfungsi untuk share
sumberdaya dari Internet sehingga client-client yang ada dalam sebuah
jaringan LAN (Local Area Network) dapat menikmati akses internet secara
bersama-sama dalam waktu yang sama pula cukup dengan menggunakan 1 buah
IP Address Public (baik statis maupun dinamis–tergantung service yang
diberikan ISP kepada kita). Namun dalam hal proteksi yang lebih baik,
biasanya Gateway ini dibuat tersendiri seperti menggunakan router, modem
dll.
- Firewall, untuk keamanan jaringan. Fungsi ini dapat membatasi dan
mencegah terjadinya akses-akses yang tidak diinginkan terhadap sumber
daya yang ada di internet maupun intranet baik oleh pihak client maupun
oleh pihak luar yang tidak diketahui. Contohnya seperti mem-blokir
akses dari jaringan internet pada port-port tertentu atau mencegah
client mengakses situs-situs/service-service tertentu yang berbahaya
bagi komputer dan jaringan local, seperti virus, trojan, serangan
hacker dll.
- Bandwith Management, yaitu untuk membuat peraturan dalam mengelola
kontent dan kecepatan akses terhadap sumber daya internet/intranet yang
diberlakukan bagi client dalam jaringan localnya. Hal ini terkait pula
dengan metode caching yang dilakukan sebuah server proxy pada umumnya (telah dijelaskan diatas).
- IP Address/Group and User Access Management, fungsi ini merupakan
fitur yang cukup penting untuk mengelola hak kepada
user/komputer/group/IP Address yang bisa mengakses jaringan
luar/internet.
- Content Filtering, fitur ini berupa aturan yang akan menyaring
setiap informasi/konten yang diminta oleh client agar tidak terlalu
bebas dan dapat merusak/meminimalisir sisi negatif dari konten tersebut.
- Transparent proxy and Non-transparent proxy, yaitu sebuah metode
dimana client yang ada dalam jaringan, tidak perlu melakukan konfigurasi
(transparent) untuk bisa mengakses/terhubung/dikenakan aturan dari
server proxy tersebut, akan tetapi proxy serverlah yang langsung
melakukan broadcast terhadap siapapun yang telah memiliki akses ke
internet untuk ‘dipaksa’ melewati proxy server terlebih dahulu.
Sementara Non-transparent proxy adalah kebalikan dari tranparent dimana
setiap client yang akan terhubung/mengakses/dikenakan aturan proxy,
maka pada setiap aplikasi seperti internet Browser, FTP Client dll.
yang menuju jaringan luar/internet harus dikonfigurasi agar terhubung
ke proxy server tersebut.
- VPN Server and VPN Tunnel, VPN adalah singkatan dari (Virtual Private Network)
atau jaringan pribadi, yang merupakan cara agar jaringan
local/pengguna perorangan disuatu tempat dapat mengakses jaringan
local/komputer server ditempat lainnya melalui media public seperti
internet. Melalui VPN ini, seseorang atau sebuah jaringan local
disebuah tempat dapat terhubung dengan IP Address local, sehingga
komunikasi yang terjadi, layaknya dalam sebuah jaringan local biasa
(LAN). Namun media yang digunakan adalah media public seperti internet.
Sumber :
https://r1ckyh3ndr1.wordpress.com/proxy-server-4/
Semoga bermanfaat
Wassalamu'alaikum wr.wb